Konsumsi Energi Final di Sektor Komersil per Jenis Bahan Bakar

Bagaimana cara menggunakan data:

  • Filter data dengan menekan tombol “Filter” dan memilih kategori yang ingin dilihat secara khusus.
  • Angka secara detail dapat dilihat saat mengarahkan pointer ke atas kolom/garis.
  • Kolom menunjukkan penjumlahan semua kategori (Grafik 1).
  • Garis menunjukan tren per kategori dari tahun ke tahun (Grafik 2).

 

Temuan Utama:

  • Secara umum terjadi kenaikan konsumsi energi di sektor komersial rata-rata sebesar 4% dari tahun 2009 – 2019. Hal ini terutama disebabkan oleh pertumbuhan penduduk dan ekonomi Indonesia.
  • Konsumsi energi di sektor komersial didominasi oleh tenaga listrik (sekitar 88% di tahun 2019). Tenaga listrik di sektor ini terutama digunakan untuk pendingin ruangan dan penerangan. Pemakaian listrik mengalami kenaikan beberapa tahun terakhir sejak tahun 2015. Hal ini salah satunya disebabkan oleh semakin banyaknya substitusi genset berbahan bakar minyak solar (ADO) ke tenaga listrik dari jaringan (on grid). Sejalan dengan itu, konsumsi minyak solar (ADO) pun menurun pada periode yang sama.
  • Penggunaan biogasoil/biodiesel di sektor komersial baru mulai terlihat di tahun 2019 dan menggantikan konsumsi minyak solar (diesel). Pada periode yang sama, di akhir tahun 2018, program B20 (biodiesel 20%) mulai diperluas untuk non-PSO (public service obligation), dimana ini mencakup sektor komersial.
  • Penggunaan minyak tanah dan gas alam utamanya adalah untuk memasak. Sejak tahun 2009, penggunaan minyak tanah perlahan menurun dan berpindah ke penggunaan gas alam. Kemudian, penggunaan gas alam pun mulai menurun sejak tahun 2015 dan berpindah ke penggunaan listrik.