Sebaran Potensi Energi Terbarukan per Provinsi

Bagaimana cara menggunakan data:

Grafik 1:

  • Peta menunjukan sebaran potensi energi terbarukan per provinsi. Warna hijau yang lebih gelap menandakan volume potensi energi terbarukan yang lebih tinggi daripada provinsi lainnya.
  • Legenda di kanan atas grafik menunjukan angka minimum, median dan maksimum potensi energi terbarukan per provinsi dalam megawatt.
  • Angka total potensi energi terbarukan secara detail dapat dilihat saat mengarahkan pointer ke atas provinsi atau dengan mengklik ikon kaca pembesar dan mengetik provinsi yang dipilih.

Grafik 2:

  • Detail sebaran potensi energi terbarukan per provinsi dalam grafik kolom.
  • Filter berdasarkan tipe pembangkit listrik dengan menekan tombol “Filter” dan memilih tipe yang ingin dilihat secara khusus (bisa lebih dari satu tipe).
  • Filter berdasarkan provinsi dengan menekan tombol “Semua Provinsi” dan memilih provinsi yang ingin dilihat secara khusus. Pilih “Semua Provinsi” untuk menampilkan data dari semua provinsi.
  • Angka secara detail dapat dilihat saat mengarahkan pointer ke atas kolom.

 

Temuan Utama:

Indonesia kaya akan potensi energi terbarukan baik dari energi surya, air, bayu, panas bumi, biomassa, dan laut. Data dari ESDM menunjukkan potensi energi terbarukan di Indonesia mencapai 432 GW. Namun hingga kini pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia jauh lebih kecil daripada potensi yang ada yaitu hanya sebesar sekitar 10 GW di 2020.

Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Papua adalah sepuluh provinsi dengan potensi energi terbarukan terbesar di Indonesia.

Meskipun kaya akan energi terbarukan, total kapasitas energi terbarukan di sepuluh provinsi ini hanya mencapai 366 MW di 2018, jauh lebih kecil daripada total potensi di sepuluh provinsi ini yaitu sebesar 233 GW.