Perkembangan energi surya di Indonesia dianggap masih lambat bila dibandingkan dengan negara-negara lain. Kapasitas terpasang energi surya di Indonesia belum mencapai 100 MW hingga akhir tahun 2018. Salah satu faktor penghambat pengembangan energi surya di Indonesia adalah harga yang belum bersaing dengan pembangkitan listrik dari batu bara. Lalu mengapa India, Brazil, Uni Emirat Arab, dan Meksiko dapat mencapai harga pembangkitan listrik energi surya terendah?

Briefing paper ini membahas faktor-faktor penting yang mampu membuat 4 negara tersebut berhasil menurunkan biaya pembangkitan listrik surya skala besar.

Share this post with your friends

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Comment