
Dalam era yang semakin sadar akan perlindungan lingkungan, pariwisata berbasis energi terbarukan menjadi topik yang semakin menarik minat. Objek wisata energi terbarukan menawarkan pengalaman yang unik, menggabungkan keindahan alam dengan teknologi yang ramah lingkungan.
Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan kekayaan alam yang melimpah, memiliki potensi besar untuk mengembangkan objek wisata energi terbarukan. Dalam beberapa tahun terakhir, upaya untuk memanfaatkan sumber energi terbarukan semakin meningkat, menciptakan peluang baru untuk mengintegrasikan aspek pariwisata dengan pembangunan berkelanjutan. Mari kita telusuri beberapa destinasi menarik yang menggabungkan keindahan alam Indonesia dengan teknologi energi terbarukan.
- Pulau Nirup, Batam
Pulau Nirup merupakan destinasi wisata di Kota Batam, Kepulauan Riau yang baru saja menerapkan energi terbarukan. Pulau Nirup menjadi salah satu pulau yang dikelola menjadi kawasan wisata kelas dunia dengan mengedepankan aspek-aspek destinasi hijau berkelanjutan.
Meskipun PLTS Pulau Nirup bukan destinasi wisata utama, pengunjung yang tertarik dengan teknologi energi terbarukan dapat mengunjungi pembangkit ini untuk belajar lebih lanjut tentang cara kerja panel surya dan manfaatnya bagi lingkungan. Para pengunjung dapat menikmati pemandangan laut yang indah sambil mengetahui lebih dalam tentang upaya-upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
- Danau Toba
Danau Toba, sebuah cagar alam yang megah di Sumatera Utara, tidak hanya menjadi daya tarik alam yang luar biasa bagi wisatawan, tetapi juga menjadi tempat bagi proyek energi terbarukan yang penting. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Danau Toba yang dikelola oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Operating adalah salah satu contoh paling menonjol dari upaya Indonesia dalam menghasilkan energi bersih dan ramah lingkungan.
PLTA Sigura-Gura memiliki kapasitas 286 MW, sementara PLTA Tangga berkapasitas 71,5 MW. Dengan usia pembangkit yang sudah 40 tahun, PT Inalum telah melakukan penggantian seluruh turbin sejak tahun 2001 hingga 2019 pada pembangkit Sigura- Gura dengan teknologi terbaru yang lebih efisien agar maksimal mencapai ouput tenaga menjadi 286 MW atau 4×71,5 MW.
- Waduk Wonorejo
Terletak di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Waduk Wonorejo dikelilingi oleh perbukitan yang hijau dan udara segar yang menenangkan. Keindahan alamnya yang mempesona menjadikannya tujuan wisata populer bagi para wisatawan yang mencari ketenangan dan keindahan alam.
Dengan luas 380 hektar, Waduk Wonorejo memiliki kapasitas sekitar 122 juta meter kubik menjadi salah satu bendungan terbesar di Indonesia dan bendungan terbesar di Asia Tenggara. Air yang dibendung oleh Waduk Wonorejo ini dimanfaatkan untuk membangkitkan listrik melalui sebuah PLTA berkapasitas 6,5 MW. Selain itu, air yang terbendung juga dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian seluas 7.540 hektar.
- Pulau Derawan, Kabupaten Berau
Pulau Derawan terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya yang luar biasa, termasuk terumbu karang yang spektakuler dan berbagai spesies laut yang langka. Destinasi ini menarik wisatawan dari seluruh dunia yang ingin menyelam, snorkeling, dan menikmati keindahan alam bawah laut yang menakjubkan.
PT PLN (Persero) mendukung Pulau Derawan Berau, Kalimantan Timur sebagai Green Island untuk menarik wisatawan, dengan memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di wilayah tersebut. Beroperasi sejak tahun 2012, PLTS Derawan mampu menghasilkan daya maksimum hingga 80 kilowatt peak (kWp) untuk menyuplai listrik warga kepulauan Derawan.
Kesimpulan
Itulah beberapa objek wisata energi terbarukan yang menawarkan pengalaman yang menarik dan edukatif bagi para pengunjung, sambil mempromosikan kesadaran akan pentingnya pembangunan berkelanjutan. Dengan mengunjungi dan mendukung objek wisata semacam itu, kita dapat menjadi bagian dari gerakan global menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
