
Jakarta, 27 April 2024 – Organisasi Mahasiswa Sosial Peduli Lingkungan (OASE) Universitas Mercu Buana Jakarta, berkolaborasi dengan Generasi Energi Bersih (Gen-B) Indonesia dan Earth Hour Tangerang menyelenggarakan kegiatan memperingati Hari Bumi 2024. Kegiatan ini mengusung tema “Aksi Bersama untuk Bumi yang Lebih Baik” dengan tajuk “BERSINAR: Bersama Ramah Lingkungan Hemat Energi”. Acara dihadiri oleh audience yaitu 28 orang anak-anak SD Negeri Cipondoh 1 Tangerang yang duduk di kelas 5 yang didampingi oleh Kepala Sekolah dan guru wali kelas serta turut dihadiri Bapak Sapto selaku Biro Kemahasiswaan Universitas Mercu Buana. Kegiatan diselenggarakan di Universitas Mercu Buana, Kampus Meruya, Jakarta Barat mulai dari jam 08.00 s.d. 13.000 WIB. Pelaksanaan kegiatan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dan anak-anak yang hadir tentang pentingnya menghemat energi dan melestarikan lingkungan.
Pendidikan untuk Pengembangan Berkelanjutan (Education for Sustainable Development – ESD) dikenal sebagai strategi penting dalam memperjuangkan keberlanjutan global melalui penguatan kualitas pendidikan dan pembelajaran sepanjang hayat. Agenda 2030 PBB menetapkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals – SDGs) yang mencakup berbagai aspek penting, termasuk pendidikan berkualitas dan inklusif (Tujuan 4), yang secara spesifik mempromosikan pembelajaran yang berorientasi pada keberlanjutan (UNESCO, 2023).

Menurut UNESCO, pendidikan memegang peranan kunci dalam mencapai SDGs, termasuk melalui promosi gaya hidup berkelanjutan, kesetaraan gender, dan penghargaan terhadap keberagaman budaya (UNESCO, 2023). Melalui program ESD for 2030, UNESCO berupaya mengintegrasikan pendidikan keberlanjutan ke dalam kurikulum sekolah dan institusi pendidikan, yang bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan pengetahuan, tapi juga untuk membentuk sikap dan perilaku yang mendukung pembangunan berkelanjutan (UNESCO, 2023).
Strategi global ini mengakui bahwa pendidikan yang berkualitas dapat memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan generasi mendatang dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan ketidaksetaraan sosial. Oleh karena itu, inisiatif pendidikan yang diadakan bersama SDN Cipondoh 1 Tangerang yang berkolaborasi dengan GEN-B Indonesia, OASE, dan Earth Hour Tangerang adalah langkah konkret dalam menanamkan nilai-nilai keberlanjutan pada generasi muda (UN, 2023).
Pada kesempatan ini, Gen-B Indonesia yang diwakili oleh Maya Lynn (Ketua Gen-B Indonesia), Sekar (Koordinator Komunikasi), dan Arkan (Wakil Koordinator Program) menyampaikan materi seputar pengenalan Gen-B sebagai suatu komunitas yang berfokus pada pelestarian lingkungan hidup melalui pengurangan emisi karbon dan transisi energi. Materi dilanjutkan dengan pengenalan sumber-sumber energi, dampak negatif penggunaan energi tak terbarukan, hal-hal yang perlu dilakukan untuk menghemat energi, transisi energi, dan pengenalan energi alternatif/terbarukan.

Pada sesi berikutnya, Gen-B Indonesia memperkenalkan komponen-komponen PLTS Off Grid melalui demonstrasi kepada anak-anak SDN Cipondoh 1 Tangerang. Komponen-komponen yang di demonstrasikan yaitu Panel Surya sebesar 30 Wp, Kabel Twin Solar, MCB Dc 16A, Solar charge controller (SCC), Baterai sebesar 7ah, dan Bohlam DC 5 Watt adalah alat peraga PLTS Off Grid yang ditampilkan oleh GenB Indonesia. Tidak hanya memperkenalkan tetapi GenB juga mengajarkan kepada siswa-siswi cara kerja PLTS Off Grid, fungsi tiap-tiap komponen, bahkan cara mengaktifkan atau mematikan PLTS Off Grid. 24 siswa-siswi SDN 01 Cipondoh sangat bersemangat untuk mengenal komponen – komponen energi terbarukan tersebut. Antusiasme dari para peserta sangat tinggi dan beberapa dari mereka telah mencoba mengoperasikan panel surya yang dikenalkan oleh Gen-B Indonesia.
Sesi penyampaian materi dari Gen-B Indonesia diakhiri dengan Quiz Session seputar hemat energi dan energi terbarukan serta brainstorming bersama adik-adik SDN Cipondoh 1 Tangerang. Dalam sesi tersebut, audience sangat antusias menjawab dan telah memahami pentingnya melakukan kegiatan hemat energi serta mulai mengenal energi-energi alternatif/terbarukan.
Kepala Sekolah SDN Cipondoh 1 Tangerang, Bapak Jamhuri, menyampaikan bahwa pihaknya sangat senang dengan adanya kegiatan ini terutama dengan adanya praktik langsung melalui alat peraga yaitu panel surya 30WP. Melalui kegiatan ini siswa lebih mudah mencerna tentang pengenalan energi terbarukan dan langkah-langkah hemat energi karena materi disampaikan dengan menarik dan menyenangkan.
Melalui kolaborasi antara GEN-B Indonesia, OASE Universitas Mercu Buana, dan Earth Hour Tangerang dalam memperingati Hari Bumi 2024, kita melihat contoh nyata dari bagaimana pendidikan lingkungan dapat diterapkan secara efektif untuk membentuk kesadaran dan perilaku yang berkelanjutan di kalangan generasi muda. Kegiatan ini bukan hanya mengedukasi, tetapi juga menginspirasi para siswa SDN Cipondoh 1 Tangerang untuk mengambil peran aktif dalam pelestarian lingkungan. Dengan meneruskan pendidikan dan praktek keberlanjutan ini, kita berharap untuk melihat dunia yang lebih hijau dan berkelanjutan untuk generasi yang akan datang. Inisiatif seperti ini penting dalam mewujudkan tujuan-tujuan global yang telah ditetapkan dalam Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030. Kita semua memiliki peran dalam menjaga planet ini, dan setiap tindakan, tidak peduli sekecil apa pun, berkontribusi pada usaha yang lebih besar untuk masa depan yang berkelanjutan.
Kegiatan ini juga memberikan kesempatan untuk melakukan penilaian dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan masyarakat setempat. Melalui pemantauan yang berkelanjutan, diharapkan bahwa kesadaran lingkungan yang ditanamkan pada peserta, khususnya siswa SDN Cipondoh 1 Tangerang, akan menjadi bagian integral dari perilaku sehari-hari mereka. Selain itu, upaya ini juga dapat membawa perubahan positif dalam pola pikir dan tindakan masyarakat sekitar terkait dengan pengelolaan energi dan lingkungan. Dengan memperhitungkan dampak jangka panjang ini, kolaborasi antara GEN-B Indonesia, OASE, dan Earth Hour Tangerang dapat menjadi landasan untuk program-program pendidikan lingkungan yang lebih luas dan berkelanjutan di masa depan.
Semakin jauh, penting untuk menggambarkan bagaimana inisiatif ini dapat diperkuat oleh dukungan kebijakan yang ada. Dengan memberikan landasan hukum dan keleluasaan bagi sekolah dan lembaga pendidikan untuk menyelenggarakan program-program pendidikan lingkungan, pemerintah daerah dan nasional dapat berperan aktif dalam memperkuat upaya-upaya seperti yang dilakukan oleh GEN-B Indonesia, OASE, dan Earth Hour Tangerang. Dengan demikian, pendidikan lingkungan dapat menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kurikulum pendidikan formal, serta mendapatkan dukungan dan pengakuan yang lebih luas dalam skala nasional.
Tidak hanya itu, melalui inisiatif ini, terbuka peluang untuk membangun kemitraan yang lebih luas dan berkelanjutan di antara berbagai pihak yang terlibat. Misalnya, kolaborasi yang lebih erat antara lembaga pendidikan, organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta dapat menghasilkan program-program yang lebih holistik dan berdampak. Dengan saling melengkapi sumber daya dan keahlian, kemitraan semacam ini dapat membawa perubahan yang lebih besar dalam upaya pelestarian lingkungan dan pengembangan kesadaran masyarakat.
Dengan menambahkan elemen-elemen ini, artikel tersebut dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang dampak dan implikasi dari kegiatan tersebut, serta memperkuat pemahaman tentang pentingnya pendidikan lingkungan dalam memperjuangkan tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan.
Generasi Energi Bersih, Bersama Kurangi Emisi!
