Penjelasan Grafik
VRE adalah Variable Renewable Energy. Ketersediaan energi dari VRE ini sangat tergantung dari cuaca. Energi terbarukan yang termasuk dalam kategori VRE adalah energi surya, energi bayu, dan energi hydro. Berdasarkan perhitungan IESR, potensi PLTS di Indonesia adalah 7,714.62 GWp, sekitar 37 kali lipat lebih besar dari potensi RUEN yang hanya 207 GW. Kalimantan Barat memiliki potensi terbesar untuk PLTS sebesar 1120.54 GW dikarenakan berdasarkan studi IESR, ketersediaan lahan yang layak dibangun PLTS sangat luas.
Pada potensi PLTM/MH, potensi terbesar menurut studi IESR adalah di provinsi Papua yaitu sebesar 3.64 GW. Sementara itu, potensi PLTM/MH terbesar menurut RUEN berada di provinsi Kalimantan Timur yaitu sebesar 3.56 GW. Selanjutnya, potensi PLTB studi IESR disediakan dalam 2 ketinggian turbin, yaitu 50 m dengan m/s kecepatan angin rata-rata 6 m dan 100 m dengan /s kecepatan angin rata-rata 6.6 m/s. Pada skenario kedua skenario, provinsi Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan menjadi provinsi dengan potensi PLTB terbesar, yaitu 29.6 GW dan 28.2 GW pada skenario 2. Total potensi kapasitas PLTB studi IESR skenario 1 dan 2 adalah 24.9 dan 19.6 GW, masih jauh di bawah potensi PLTB RUEN yaitu 60.65 GW.
