
Delegasi Generasi Energi Bersih menghadiri Konvensi Nasional standar kompetensi kerja nasional indonesia (skkni) green productivity kementerian ketenagakerjaan republik indonesia.
(Dokumentasi Gen-B, 26/08/2024)
Jakarta (26/08/2024), Pencemaran limbah industri masih sangat marak terjadi di Indonesia. Sungai yang seharusnya bisa menjadi tempat yang menyenangkan untuk menghilangkan penat warga sekitar aliran sungai dan habitat dari ikan dan hewan air lainnya malah menjadi sumber penyakit karena pencemaran lingkungan yang terjadi. Seperti pada kasus pencemaran sungai Citarum yang berusaha diselesaikan permasalahannya melalui Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum. Data dari Kementerian KLHK 662 Pabrik dari sekitar 3.000 pabrik di hulu DAS Citarum belum memiliki IPAL. Mereka langsung membuang limbah hasil produksi ke Sungai Citarum. 272 pabrik masih membenahi IPAL dan 65 pabrik baru membangun IPAL. Kondisi itu rentan memicu 340.000 ton limbah berbahaya dibuang ke citarum setiap hari. Baru 382 pabrik yang memiliki IPAL, namun belum semuanya memenuhi standard yang ditetapkan. Permasalahan seperti inilah yang menyebabkan visi Indonesia emas 2045 yang didalamnya ada pembangunan ekonomi berkelanjutan dipertanyakan kesuksesannya. Demi menghindari kegagalan Visi Indonesia Emas 2045, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia membuat rancangan panduan Green Productivity. Green Productivity menurut Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia adalah Konsep Produktivitas Ramah Lingkungan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan produktivitas nasional namun juga menjaga kelestarian lingkungan dalam setiap tahapan prosesnya di dalamnya pemerintah mendorong untuk semua lini bisnis bisa memulai langkah pengurangan pemborosan dalam pemakaian energi dan mendorong pemakaian energi terbarukan serta mendorong lahirnya green jobs yang lebih banyak di Indonesia (Binalavotas, Kemnaker, 2024).
Terminologi Green Productivity diperkenalkan pertama kali oleh Asian Productivity Association (APO) tahun 1994. APO adalah sebuah organisasi internasional antar pemerintah yang dibentuk tahun 1961 dengan tujuan untuk mendorong produktivitas di kawasan Asia-Pasifik melalui kerjasama multilateral. Demi mewujudkan tujuan tersebut, APO membuat kerangka kerja dan menjadi mitra pemerintah untuk mereview kebijakan pemerintah, menjadi think tank tentang produktivitas,dan mengambil peran untuk inisiatif pintar dalam industri, pertanian, dan sektor publik lainnya. APO juga menjadi organisasi yang merumuskan standar Green Productivity yang diatur dalam Handbook of Green Productivity tahun 2006. Panduan tersebut menjadi dasar untuk 21 negara anggota APO untuk melaksanakan skema produksinya dengan tetap mempertimbangkan kelestarian lingkungan. Indonesia pernah menjadi Ketua APO pada tahun 1968. Namun demikian baru tahun 2024 ini, Indonesia mengambil langkah untuk bisa membuat rancangan SKKNI Green Productivity.

Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H. Ma’ruf Amin berkunjung ke Kawasan Booth Energi Terbarukan dan Green Productivity yang disambut oleh Direktur Bina Peningkatan Produktivitas Kemanaker RI, Decky Haedar ulum, S.E., M.Kes.
Negara Jepang menjadi salah satu negara yang sukses dalam penerapan Green Productivity. Pemerintah Jepang mampu untuk meningkatkan produktivitas industrinya tanpa harus merusak dan mencemari ekosistem alamnya secara berlebihan. Hal yang dapat dipelajari dari pencapaian Jepang adalah melakukan Inventaris Siklus Hidup Industri, Menganalisa Siklus Hidup Industri yang sudah dilakukan, meningkatkan kualitas siklus hidup menjadi lebih baik hal tersebut di ejawantahkan kedalam tools Green Productivity yang sedang dibuat menjadi rancangan SKKNI Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui analisis aspek lingkungan, analisis dampak lingkungan, evaluasi kepatuhan dan dampak risiko, membuat laporan dan rekomendasi pengelolaan produktivitas yang mengedepankan kelestarian lingkungan. Hal ini dibahas dalam Konvensi Nasional standar kompetensi kerja nasional indonesia (skkni) green productivity kementerian ketenagakerjaan republik indonesia yang turut serta mengundang praktisi lingkungan, peneliti, dan pelaku industri untuk bisa merumuskan rancangan kebijakan yang lebih baik. Disamping melakukan Konvensi, Kemnaker RI juga melakukan sosialisasi Green Productivity kepada masyarakat umum dan para pencari kerja dengan mengadakan kegiatan Naker Fest 2024.

Tim Generasi Energi Bersih bersiap untuk mengajak pengunjung Naker Fest untuk menerapkan pola hidup rendah emisi melalui Kalkulator Jejakkarbonku.id
Naker Fest 2024 adalah adalah sebuah festival pelatihan vokasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Acara ini sukses dilaksanakan dari tanggal 23 hingga 25 Agustus 2024 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin. Naker Fest juga menjadi momen untuk Kemnaker memberikan penghargaan Naker Award 2024 dalam beberapa kategori yaitu Penghargaan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan, Penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident), Penghargaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Tingkat Nasional, Penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja, Penghargaan Perusahaan yang Mempekerjakan Disabilitas, Penghargaan Perusahaan Terbaik, Penghargaan Pelayanan Penempatan dan Perlingan Pekerja Migran Indonesia, dan Pemberian Sertifikat Kompetensi Bidang Musik. Naker Fest 2024 sendiri diikuti oleh 110 perusahaan dan 50 UMKM dan menyediakan 110.000 Lowongan Kerja. Acara ini juga dihadiri langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah yang menyampaikan sambutan setelah Wakil Presiden RI, K.H. Ma’ruf Amin.
Demi mendukung terciptanya Green Productivity dan kesadaran pentingnya penggunaan Energi Terbarukan kepada dunia usaha dan para pencari kerja, Generasi Energi Bersih menghadiri undangan untuk hadir pada perhelatan besar tersebut. Kalkulator Jejakkarbonku.id menjadi tools utama dalam mengajak perubahan pola hidup masyarakat yang datang ke Booth Green Skills & Renewable Energy kami. Acara berlangsung dengan meriah. Kami sangat berharap untuk bisa menjadi inspirasi pola hidup rendah emisi untuk 25.000 orang lebih pengunjung pada Naker Fest 2024.
