Pulang Kampung Selalu Menyenangkan & Korelasinya dengan Transisi Energi Terbarukan. Selain rindu, apa yg dicari dr pulang kampung? Aku? Suasananya! Hijau, segar, & minim polusi
#iesr #genergibersih #REnergizingSREUI
Ini sulit ditemukan di kota2 besar di Indonesia. Jakarta misalnya, luasnya 664.01 Km2 sementara penduduknya 11jt jiwa (Wikipedia 2023). Belum dari kota megapolitan
Selain sesak dgn manusianya, kita jg dibikin pusing dengan ragam polusi di Jakarta seperti polusi suara, udara, air, tanah hingga cahaya
Ragam polusi ini terjadi akibat mobilitas kita yang dominan “disetir” energi fosil seperti minyak bumi, batu bara dan gas alam.
Memang energi fosil sangat membantu di berbagai sektor. Contohnya listrik yang kita pakai, kendaraan yang disetir, sampai pabrik dan perkantoran
Sayangnya jika digunakan terus menerus, selain polusi, energi ini bisa habis juga memperparah kondisi gas rumah kaca bahkan menyebabkan kenaikan suhu global
Lalu apa korelasi pulang kampung dgn transisi energi terbarukan? Ternyata kita bisa menikmati sejuknya desa di kota dgn bantuan transisi energi terbarukan
Jangan salah, potensi energi terbarukan di Indonesia cukup tinggi, lho! Intip data yang dikeluarkan oleh Good News From Indonesia ini, yuk!
Sebagai anak muda, kita bisa berkontribusi agar transisi energi segera terealisasi lebih masif lagi. Kalau versi yang sudah kujalani sih, seperti di bawah ini
Tapi, agar informasi yang kita sampaikan lebih aktual, akurat & terpercaya, pastikan kamu sudah jadi bagian akademi.transisienergi.id ya! Aku sih udah. Kamu?

12 Comments
Informatif. Ternyata suasana desa bisa dibawa ke kota lewat penerapan transisi energi. Semoga campaign dan penerapan transisi energi semakin masif di berbagai sektor kehidupan.
Ke Jakarta kebanyakan dengar klakson. Berisik. Jalanan padat. Belum sampe tujuan aja udah emosi duluan
Setuju banget itu. Aku tinggal di Jakarta yang udah penuh dan sesak. Pilihan memakai transportasi umum adalah Salah satu cara bijak untuk mendukung transisi energi.
Energi Untuk Asia!
Membangun rasa cinta untuk lingkungan lebih baik
Butuh kemauan yang kuat untuk konsisten ya.
Tos dulu kita sama ya. Akupun mendukung transisi energi dengan cara menggunakan transportasi umum saat bepergian, olahraga dan menganut gaya hidup vegetarian. Btw tinggal di kampung nyaman ya Fa, masih asri alamnya
Menggunakan transportasi umum ini nih yang masih diupayakan betul-betul. Soalnya bawa dua bocil kadang rada susah, apalagi di jam-jam sibuk. Tapi ya sebenarnya karena belum biasa aja sih. Harus tetap diupayakan demi bumi kita.
Nah ini nih. Aku percaya perbuatan positif sekecil apapun pasti punya dampak dlm mendukung transisi energi. Kita taulah ya energi makin lama makin habis makanya dibutuhkan transisi energi. Kalau aku sih kemana-mana pake transportasi umum, mengurangi pake AC di rumah, bawa tas besar utk belanja, bawa botol air minum sendiri kemana-mana dan makan selalu dihabiskan, ga dibuangin
Wah, caramu mendukung transisi energi patut diacungi jempol nih. Kereen. Hari gini orang diajakin olahraga agak sulit. Diajakin naik transportasi umum banyak pasal. Padahal kalau semua punya kesadaran seperti dirimu, gak harus menunggu pulang kampung untuk mendapatkan suasana yang asri dan alami ye?
Mengutip ucapan Bu Sri Mulyani di salah satu webinar perubahan iklim yg audiens-nya anak muda, ”it’s your game”. Artinya isu perubahan iklim yg disebabkan oleh penggunaan bahan bakar fosil itu milliknya anak muda. Soalnya kita2 inilah yg bakal menghuni di bumi ini bbrp thn ke depan.
Apresiasi tinggi utk Kak Efa sbg anak muda yg turut mendukung transisi energi ini. Yuk anak muda bisa!
Setuju. Kangen banget ngerasain vibes desa di kota besar. Semoga bisa terealisasi
Berharap banget panel surya bs jadi sumber listrik yg bs lebih terjangkau utk masyarakat umum.