
Bergotong Royong bersama warga di bawah terik panas matahari, Relawan Generasi Energi bersih memasang instalasi PJU Surya di Leuwi Hejo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (17 Agustus 2024, Dokumentasi Gen-B)
Sabtu, 17 Agustus 2024. Tepat 79 Tahun perayaan kemerdekaan Republik Indonesia. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh Indonesia adalah memastikan pasokan energi yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan untuk seluruh rakyat. Energi terbarukan muncul sebagai solusi masa depan yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga dapat meningkatkan kemandirian energi nasional. Dalam konteks modern, kemandirian energi adalah salah satu pilar penting yang dapat membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah. Dalam semangat Hari Kemerdekaan, kita perlu merenungkan masa depan energi Indonesia. Energi terbarukan bukan hanya tentang menyediakan listrik yang lebih bersih, tetapi juga tentang mewujudkan kemerdekaan yang sejati: kemerdekaan dari ketergantungan energi fosil yang menghasilkan emisi karbon dalam jumlah yang mengkhawatirkan, kemerdekaan untuk hidup di lingkungan yang bersih dari emisi karbon dan juga dari seluruh bentuk sampah yang bisa mencemari lingkungan, dan kemerdekaan untuk mewariskan bumi yang lebih asri dan lestari untuk generasi mendatang.

Tulisan Penanda di bawah pondasi yang menerangkan bahwa Gen-B bersama warga sudah berusaha mewujudkan kemandirian energi bersih melalui pemasangan PJU Surya di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.(17 Agustus 2024, Dokumentasi Gen-B)
Generasi Energi Bersih yang merupakan wadah kerelawanan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pengurangan emisi serta penggunaan energi bersih di masyarakat. Kami menyadari pentingnya akses energi bersih untuk seluruh warga negara Indonesia demi mendukung komitmen Net Zero Emission Indonesia tahun 2060 atau lebih cepat namun demikian daerah – daerah terpencil yang aksesnya naik turun bukit masih kekurangan infrastruktur listrik walaupun jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat pemerintahan di Jakarta. Desa Leuwi Hejo yang terletak di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu desa yang secara geografis letak Wisata Curug Leuwi Hejo berada di ketinggian 500 mdpl dikaki perbukitan Sentul-Jonggol. Curug ini dapat diakses melalui Jonggol, Citeureup maupun Sentul. Asal usul nama Leuwi Hejo, adalah Leuwi dalam bahasa Sunda berarti relungan atau kolam, sedangkan hejo berarti hijau. Meski sudah teraliri listrik PLN, namun pada beberapa titik masih kurang mendapat penerangan yang layak. Salah satunya di tangga naik menuju rumah pengajian warga yang bersebelahan dengan pintu masuk wisata Leuwi Hejo. Titik ini sangat strategis karena menjadi salah satu pusat aktivitas warga yakni pengajian dan akses masuk dan keluar seluruh kendaraan yang akan beraktivitas di wisata Leuwi Hejo.
Gen-B Indonesia memutuskan lokasi Leuwi Hejo berdasarkan identifikasi permasalahan yang ada yakni masih kurangnya penerangan pada lokasi yang menjadi simpul aktivitas warga. Terdapat dua pilihan yaitu pertama adalah pemasangan di lokasi yang dekat dengan jangkauan relawan sekitar dalam kota Jakarta dan kantor IESR di sekitar Tebet ecopark atau di lokasi kedua yang memang cukup jauh namun dengan kondisi permasalahan yang lebih besar di Kabupaten Bogor. Pertimbangan jaringan listrik yang sudah sangat memadai di kota Jakarta dan kesulitan akses listrik di Kabupaten Bogor membuat Gen-B memutuskan untuk menyediakan instalasi Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya di Leuwi Hejo, Kabupaten Bogor.
Setelah diputuskan lokasi pemasangan, mulai dihitunglah biaya yang dibutuhkan meliputi biaya pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU); tiang, semen, baterai, dan modul panel serta juga mencakup jalur kabel, penopang panel, konsumsi, tiket masuk, sewa lokasi kegiatan, dan transportasi material tersebut ke lokasi Leuwi Hejo. Seluruh beban biaya tersebut didukung oleh JK Internasional, sebuah perusahaan energi terbarukan yang sedang fokus untuk peningkatan kepedulian masyarakat terhadap aksi pengurangan emisi dan keberpihakan pada energi terbarukan.

Bersama Warga dan Pengurus Koperasi Wisata Leuwi Hejo Gen-B berhasil memasang instalasi Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) Tenaga Surya di jalur akses pengajian warga dan depan Loket Tiket masuk Wisata Leuwi Hejo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (17 Agustus 2024, Dokumentasi Gen-B)
Warga masyarakat yang diwakili oleh Pengurus Koperasi ikut serta dalam pemasangan ini, mereka belajar untuk bisa merawat dan menjaga fungsi PJU Surya ini dengan baik. Tidak hanya menonton, mereka juga membantu proses pemasangan seperti ikut mem-bor dan memasang tiang dengan adukan semen. Antusiasme warga pengelola untuk bisa merasakan manfaat energi terbarukan sangat terasa dari raut wajah yang ramah dan ceria serta percakapan yang terjadi antara relawan Generasi Energi Bersih dan warga pengelola setempat.
“Alhamdulillah disini pasang satu PJU Surya jadi lebih terang, kita bisa memanfaatkan panas matahari dari Allah SWT ini jadi listrik buat akses warga ke wisata curug dan ke pengajian, Bapak harap semoga bisa ditambah jadi 10 PJU Surya lagi nanti kedepannya,” ucap Utun Mahpud, Ketua Koperasi Wisata Leuwi Hejo kepada Tim Gen-B.
Relawan Generasi Energi bersih dibagi menjadi 4 Tim yang masing – masing bertanggung jawab untuk pemasangan 1 komponen PJU Surya. Tim pertama bertanggung jawab untuk pemasangan baterai, tim kedua bertanggung jawab untuk komponen tiang sepanjang 4,5m, tim ketiga bertanggung jawab untuk komponen smart box, tim keempat bertanggung jawab untuk komponen modul panel surya. Proses pemasangan memakan waktu sekitar 2 jam 30 menit yang dimulai dari jam 10.30 WIB sampai dengan jam 13.00 WIB.
Pimpinan Tim Relawan Gen-B sudah berpengalaman untuk memasang Penerangan Jalan Umum Surya di beberapa daerah di Indonesia, ia juga berhasil merancang beberapa komponen PJU Surya hingga bisa menyalakan lampu arus DC sebesar 20watt, “Sebenarnya ini maksimal bisa sampai 50watt lampu DC nya, namun harus di order online, karena sangat sulit dicari kalo lampu arus dc di toko material biasa. Jika dirasa kurang terang warga bisa mengganti lampu 20watt ini dengan lampu yang lebih terang, maksimal 50watt”, ucap Arkandhia Saputro, Ketua Tim Pemasangan PJU Surya Generasi Energi Bersih Indonesia.

Proses pemotongan dan pemasangan kabel konduktor ke Smart Box PJU Surya dilakukan oleh National Chair Person Generasi Energi Bersih Indonesia, May Lynn bersama tim relawan Gen-B. (17 Agustus 2024, Dokumentasi Gen-B)
Generasi Energi Bersih memiliki program praktik baik pengurangan emisi, bentuknya antara lain seperti penghematan listrik dengan perilaku sadar konsumsi energi hingga dorongan untuk naik transportasi umum, dan menanam pohon mangrove. Kegiatan pemasangan PJU ini dibuat cukup berbeda. Bentuk inisiatif ini dieksekusi pelaksanaannya oleh Rahmat Soleh sebagai Koordinator Program Gen-B Indonesia. Inisiasi Rahmat dan Arkan ini bertujuan untuk memberi akses energi bersih di lokasi wisata yang masih membutuhkan tambahan akses listrik dan sarana pembelajaran masyarakat untuk menggunakan energi bersih. Inisiatif yang dibuat oleh Generasi Energi Bersih Indonesia ini bukan tanpa kendala, akses transportasi yang belum terbangun dengan maksimal ke lokasi, jarak yang cukup jauh dari Jakarta, dan dana pembangunan PJU Surya yang tidak sedikit adalah beberapa hal yang menjadi tantangan Gen-B untuk bisa mewujudkan Kemerdekaan dari Energi Kotor ini.
“17-an bareng Gen-B ini kita wujudkan Merdeka dari Energi Kotor! Kita harus terus dukung transisi energi berkeadilan, sebisa mungkin kita bantu masyarakat yang kesulitan akses energi bersih, PJU Surya ini sekaligus juga bisa jadi instrumen edukasi. Kami sangat berharap dengan pemasangan lampu penerangan jalan umum ini warga masyarakat sekitar Leuwi Hejo dan para pengunjung wisata Curug Leuwi Hejo bisa mendapatkan akses penerangan yang lebih baik. Anak – anak nggak perlu lagi takut jatuh ketika mau mengaji karena naik lewat jalan yang dulu gelap, sekarang sudah terang, semoga semakin banyak yang bersemangat untuk ikut pengajian dan berjaga malam di sekitar pos tiket wisata,” ucap May Lynn, Ketua Generasi Energi Bersih Indonesia.
