Penggunaan mobil pribadi telah berkembang pesat selama beberapa dekade terakhir. Jumlah kendaraan bermotor di dunia tumbuh dari sekitar 75 juta menjadi sekitar 675 juta antara tahun 1950 dan 1990. Sekitar 80% dari kendaraan ini terutama digunakan untuk transportasi pribadi, yaitu mobil dan sepeda motor. Jumlah kilometer penumpang dengan mobil pribadi per kapita meningkat 90% (dari 4.620 menjadi 8.710 km) di Eropa Barat antara tahun 1970 dan 1990. Satu dekade lalu, mobil dengan tipe Sport Utility Vehicle (SUV) menyumbang 17% dari penjualan mobil tahunan global, tetapi sekarang menyumbang 39%. Menurut IEA, permintaan akan mobil yang lebih besar ini merupakan penyumbang terbesar kedua terhadap peningkatan emisi CO2 global antara tahun 2010 dan 2018. Di banyak kota-kota besar, mobil pribadi adalah satu-satunya pencemar terbesar karena emisi dari jutaan kendaraan di jalan bertambah. Untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK), individu dapat menggunakan moda transportasi yang lebih bersih untuk berkeliling, dari angkutan umum, bersepeda hingga berjalan kaki. Transportasi modern sangat bergantung pada minyak bumi, mobil penumpang menyumbang setengah dari emisi karbon dioksida dari sektor transportasi. Membakar satu liter bensin menghasilkan sekitar 36 kg CO2, atau rata-rata kendaraan menghasilkan sekitar 6 hingga 9 ton CO2 setiap tahun. Penggunaan transportasi umum adalah salah satu tindakan paling efektif yang dapat dilakukan individu untuk menghemat energi. Mengendarai transportasi umum jauh melebihi manfaat kegiatan rumah tangga hemat energi lainnya, seperti menggunakan bola lampu hemat energi, menyesuaikan termostat, atau menggunakan peralatan hemat energi. Seseorang yang melakukan perjalanan 32 km dengan mobil pribadi kemudian beralih ke transportasi umum yang ada, dapat mengurangi emisi CO2 tahunannya sebesar 2.177 kgCO2 dalam setahun. Ketergantungan mobil pribadi merupakan penyumbang emisi GRK terbesar di atmosfer dan penggunaan transportasi umum membawa pengurangan emisi. 

Tujuan jangka pendek transportasi berkelanjutan adalah menekankan peningkatan efisiensi penggunaan bahan bakar dan pengontrolan terhadap emisi kendaraan, sedangkan tujuan jangka panjang transportasi berkelanjutan menekankan pada pengalihan penggunaan energi yang berasal dari fosil ke energi alternatif seperti energi terbarukan atau sumber daya terbarukan. Transportasi umum mengurangi emisi GRK secara keseluruhan tanpa mengurangi mobilitas warga. Meningkatnya biaya bahan bakar membuat mengemudi kendaraan pribadi menjadi lebih mahal bagi banyak orang. Menggunakan kendaraan umum dapat menghemat pengeluaran tiap tahun, bahkan lebih ketika harga bahan bakar naik. Mungkin bagi sebagian individu yang teratur menggunakan kendaraan pribadinya, kendaraan lebih penting daripada angkutan umum. Tetapi bagi individu yang jarang mengemudi menganggap angkutan umum lebih penting daripada mobil atau motor pribadi. Selain itu, kemacetan dapat dikurangi jika sebagian besar penduduk kota beralih ke transportasi umum. Baik pemerintah nasional maupun daerah perlu menerapkan langkah-langkah strategis untuk membantu perjalanan tanpa kendaraan pribadi menjadi lebih layak dan menarik. Orang akan lebih cenderung ingin berjalan kaki dan bersepeda jika langkah-langkah untuk membuat jalanan terasa lebih aman dan menyenangkan, seperti diterapkannya zona kecepatan rendah untuk mobil, pelebaran trotoar atau membangun jalur sepeda. Demikian pula, bus akan jauh lebih menarik jika rutenya nyaman dan dikomunikasikan dengan baik, jalur bus tersedia, dan bus dapat diakses dan ramah. Tentu saja, ada beberapa perjalanan yang akan selalu sulit dilakukan dengan kendaraan umum, sepeda atau berjalan kaki. Bagi banyak orang yang tinggal di daerah pedesaan, mobil seringkali menjadi satu-satunya pilihan transportasi yang realistis. Demikian pula, bagi orang lanjut usia atau penyandang disabilitas, mobil mungkin satu-satunya alat transportasi yang layak. Inisiatif berbagi mobil atau ride sharing memungkinkan pemilik mobil berbagi kendaraan untuk rute perjalanan yang sama, dan menjadi pilihan untuk mereka yang tinggal di kota. Ride sharing secara signifikan mengurangi jumlah mobil di jalan.

Leave a Comment